Kamis, Maret 26, 2009

Wajah Seksi Penuh Sensasi

MOBIL bertampang hatchback cukup banyak berkeliaran di Indonesia. Tapi berbeda dengan sosok yang satu ini, bodynya tampak kekar, sportif dan unitnya masih relatif jarang berkeliaran di Indonesia. Mazda Motor Indonesia (MMI) memang menawarkan sesuatu yang lain, meski sama-sama hachback.

Mazda3 Hatchback berkapasitas 2.0 liter memang bukan hachback biasa. Mazda menciptakan Mazda3 Hatchback dengan semangat untuk menyajikan sebuah hatchback berkualitas dengan cita rasa khas. Hatchback yang diimpor langsung dari Jepang ini tampil dengan garis eksterior yang tegas, sporty, dan tajam. Lihat saja lampu depan bagaikan mata elang yang menyipit serta kap mesin dan kaca depan yang melandai. Lekukan pada Mazda3 Hatchback juga terlihat lebih meruncing ke buritan yang membuatnya tampak agresif dan atraktif.
Tubuh Mazda3 Hatchback ditopang kokoh oleh suspensi independent MacPherson plus strut dan pegas spiral. Karakteristik suspensi ini terkenal sportif yang ditandai dengan pengendaraan yang sedikit keras, namun sangat berguna dalam kestabilan saat dipacu di kecepatan tinggi.

Dalam pengendalian, Electronic Hydraulic power steering bekerja sempurna sesuai kecepatan. Artinya pada saat parkir, kemudi akan terasa ringan dan akan terus memberat seiring bertambahnya kecepatan.Dengan alasan itulah, meski bukan produk yang baru dilaunching saat ada tawaran test drive MMI, sayang kalau ditolak. Kurang lebih satu pekan, hatchback ini menjadi tunggangan sehari-hari. Saat berada diantara kepadatan lalu lintas ibu kota, tak jarang mata pengemudi lain menyorot tajam, bak memandang seorang perempuan cantik dengan lekuk tubuhnya yang aduhai. Maklumlah, hatchback yang satu ini bukan pasaran seperti hatchback-hatchback lainnya.
Perlakuan istimewa pun kerap diperoleh saat parkir di beberapa mal terkemuka. Salah satunya di PIM 2, ketika mobil berkelir merah marun ini berjalan perlahan-lahan seorang satpam langsung menawarkan sebuah tempat yang istimewa. Perlakuan seperti ini tak akan diperoleh kalau hanya mengendarai ‘hatchback biasa’.

Menggoda Konsumen

PT Mazda Motor Indonesia memang mencoba menggoda konsumen otomotif tanah air dengan menyempurnakan salah satu produknya pada awal 2008 lalu. Versi up-grade Mazda3 hatchback bermesin 2.000 cc ini mengalami beberapa perubahan yang cukup signifikan.
Dari sisi eksterior, Mazda merubah desain grille, bumper depan dan belakang, serta fog lamp alias lampu kabut. Khusus Lampu belakang kini memakai lensa bening (tipe LED).

Perubahan juga dilakukan pada velg. Terlihat dari penggunaan desain alloy wheel baru dengan diameter 17 inci. Penampilan garang varian 2.0L dipertegas lagi dengan penggunaan side spoiler, rear spoiler, stainless steel scuff plate, dan chromium muffler.
Di sisi interior, Mazda melengkapi fitur Intelligent Autolight System (IAS) yang mampu menyalakan lampu depan secara otomatis dan wiper dengan automatic rain sensor. Kedua fitur ini biasanya hanya dipasang di mobil papan atas.
Khusus untuk versi 2.0L ditambah water-repellent exterior mirrors, interior seat dibalut oleh kulit, dan bagian transmisi shift knob dilengkapi aksen stainless sehingga tampak lebih sporty.
Khusus untuk varian ini bisa menikmati full automatic climate control air conditioner dan 6-disc, enam speaker audio system yang sanggup memutar musik berformat MP3.
Berada di dalam kabin Mazda3 Hatchback, terasa begitu nyaman. Ciri khas mobil sport Jepang ditunjukan dengan balutan warna hitam pada interior, baik pada jok ataupun dashboard. Secara keseluruhan desain dashboardnya tampil modern, futuristik dan ergonomis.
Lingkar kemudi Mazda3 Hatchback mantap dipegang dan dilengkapi tombol pengatur audio untuk tetap menjaga konsentrasi pengemudi tetap fokus. Fitur keselamatan terkini tak lupa disematkan seperti airbags dan safety belt pretensioner.

Mazda3 Hatchback dibekali mesin bertipe MZR, 4-inline, DOHC 16-valve berkapasitas 1.999 cc. Saat pedal gas diinjak, tenaga sebesar 141 hp pada 6.500 rpm dan torsi 181 Nm pada 4.500 rpm mengalir cepat dan menghentak layaknya sebuah sportscar yang bertipikal agresif melalui transmisi otomatis 5-speed.
Ngak puas dengan kecepatan transmisi otomatisnya, bisa pindah ke posisi manual (M). Karakter sportnya bisa langsung memacu adrenalin. Saat menekan pedal gas dari lajur tol Pondak Indah menuju kawasan BSD, kecepatan Mazda3 Hatchback bisa lebih dari 180km/jam. Sayang kondisi lalu lintas di jalur itu seringkali membuat pengendara harus mengurangi laju kendaraan.
Pengendalian Mazda3 Hatchback memiliki karakter sport yang juga bisa dirasakan pada bantingan yang keras saat dipacu di kecepatan rendah. Namun semuanya berubah saat Mazda3 diajak menikung di kecepatan tinggi, kemudinya terasa menurut dan suspensi bekerja sempurna secara cepat mengembalikan arah mobil ke jalur yang seharusnya.
Sebuah pilihan hachback yang ditawarkan Mazda, bukan sekadar hachback biasa, lebih dari itu hachback yang satu ini menawarkan sebuah kombinasi baru yang tidak akan ditemukan pada hatchback biasa. Tertarik?

Tidak ada komentar: