
“Ya betul kami melakukan penyesuaian harga per 1 Februari, tapi kenaikannya hanya pada beberapa model saja. Penyesuaian harga ini kami lakukan karena rupiah terus melemah. Kalau kenaikan yang pertama bulan Januari lalu kami menggunakan patokan satu dolar Rp 9.000, tapi untuk yang kedua ini karena rupiah semakin melemah jadi kami pakai patokan Rp 11.000 untuk satu dolarnya serta faktor naiknya harga bahan baku yang melambung tinggi,” ujar Marketing Communication Manager PT TAM Achmad Rizal, Senin (2/1) di Jakarta.
Dalam siaran persnya, disebutkan harga mobil Toyota yang naik adalah mobil-mobil penumpang seperti Avanza, Yaris, Kijang Innova, dan Fortuner.
Untuk Avanza, rata-rata kenaikan sekitar Rp 3 jutaan, sedangkan untuk Yaris rata-rata naik Rp 6 jutaan. Sebagai gambaran, untuk Avanza E M/T per tanggal 5 Januari dibanderol Rp 126,1 juta kini menjadi Rp 129,6 juta, sedangkan untuk Yaris J M/T B dibanderol Rp 161,2 juta kini menjadi Rp 167,2 juta. Sedang Kijang innova dan Fortuner kenaikan harga berkisar rata-rata Rp 8 jutaan. Sebagai gambaran untuk Kijang Innova E per 5 Januari di banderol Rp 183.050.000 (on the road Jakarta) menjadi Rp 191.050.000 per 1 Februari. Sementara itu untuk Fortuner 4x2 G A/T dibanderol Rp 384,7 juta per 5 Januari menjadi Rp 402,7 juta per 1 Februari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar