Senin, Februari 16, 2009

Tes Driver Porsche 911 Tewas

TES DRIVER Porsche 911 cabrio
prototype berusia 51 tahun tewas pagi tadi waktu setempat setelah kehilangan kendali di jalan A5 Autobahn sehingga menabrak pembatas jalan.


Kejadian ini terjadi di kawasan Weiterstadt sekitar pukul 2:45 Senin (16/2) dini hari. Pada foto terlihat mobil Porsche 911 ringsek dan sudah tidak berbentuk lagi bahkan mobil naas itu tertimpa pembatas jalan.
Seorang juru bicara Porsche mengatakan kejadian ini adalah yang terburuk yang pernah dialami oleh seorang tes driver. Sedangkan seorang perwakilan Porsche mengatakan benar mobil Porsche yang mengalami kecelakaan adalah 911 cabrio yang masih ditutupi dengan berbagai macam atribut agar tidak dikenal.
Pihak kepolisian dan pemadam kebakaran setempat langsung dapat mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Sampai saat ini kasus kecelakaan mobil Porsche 911 Cabriolet ini masih dalam tahap investigasi.
Mengendarai Porsche 911 Cabriolet versi atap lembek (soft top) memang menyenangkan. Mobil terbuka dengan konfigurasi kursi 2 + 2 ini menawarkan performa tinggi sebagai sebuah mobil sport . Tawaran lain yang tidak kalah menariknya, Porsche cukup ekonomis dalam mengonsumsi bahan bakar, berkat desain yang aerodinamis dan kemajuan teknologi mesin.
Sama seperti 911 Turbo Coupe, 911 Cabriolet (yang atapnya bisa dibuka tutup) itu menyandang mesin 3.6 Liter, 6 silinder dalam konfigurasi horizontal berlawanan, atau populer dengan sebutan boxer, serta diperkuat turbocharger ganda dan variable turbine geometry.
Mesin itu menghasilkan tenaga maksimum 480 PK dan torsi maksimum 620 Nm pada 1.950 putaran mesin per menit (rpm). Secara optional, dengan menggunakan paket Sport Chrono Turbo tersedia tenaga ekstra yang sanggup meningkatkan torsi maksimum sampai 680 Nm.
Versi yang menggunakan persneling manual sanggup berakselerasi 0-100 kilometer per jam dalam waktu 4 detik. Sedangkan versi yang menggunakan persneling otomatik yang dilengkapi dengan Tiptronic S, waktu yang diperlukan untuk berakselerasi sampai 100 kilometer per jam dari posisi berhenti lebih singkat lagi, yakni hanya 3,8 detik.
Baik yang menggunakan persneling manual maupun otomatik sama-sama bisa dipacu sampai pada kecepatan maksimum 310 kilometer per jam. Dan, konsumsi bahan bakarnya 1 : 8, atau satu liter untuk menempuh perjalanan sejauh 8 kilometer.
Atap Porsche 911 Turbo Cabriolet yang terdiri dari tiga lapisan itu memerlukan waktu sekitar 20 detik untuk membuka, atau untuk menutup. Untuk membuat 911 Turbo Cabriolet aman, termasuk perkuatan bodi dan penyediaan besi pelindung di belakang kursi (rollover bar), menjadikan 911 Turbo Cabriolet 70 kilogram lebih berat ketimbang model coupe-nya.
Nah! Anda bisa membayangkan berapa kecepatan yang dikembangkan tes idriver Porsche sampai-sampai ia tidak bisa mengendalikan sport carnya sehinga menabrak pembatas jalan.

Tidak ada komentar: