
Meski pemerintah per tanggal 15 Januari besok menurunkan harga premium menjadi RP 4.500, namun agen tunggal pemegang merek (atpm) sepeda motor di tanah air tetap akan menaikkan harga produk mereka.
Sebagai contoh model Shogun series, New Smash series, Spin series, Skywave series dan New Satria FU150 harganya akan naik. Bahkan, Thunder 125 malah mengalami kenaikan cukup tinggi, yakni Rp 1,2 juta/unitnya.
“Itu karena Thunder masih impor jadi masalah di exchange ratenya,” jelas 2W manager marketing PT Indomobil Niaga International (IMNI), ATPM motor Suzuki Edi Darmawan.
Selain Suzuki, Kawasaki juga ikut-ikutan menaikkan harga. Kenaikan tertinggi terjadi pada Ninja 150 M yang terdongkrak Rp 1,9 juta/unit. Sedang buat calon pembeli Ninja 250R, kini Anda harus tambah Rp 1,6 juta/unit lagi untuk menebusnya. Produk gres lainnya, Athlete juga dikatrol hingga Rp 300 ribu/unit.
Kendati dua merek Jepang itu telah melakukan koreksi harga per Januari ini, tapi Honda yang jadi market leader motor di Tanah Air malah anteng-anteng saja. Alias, belum mengeluarkan price list barunya.
“Kami belum berencana menaikkan harga sampai saat ini. Kami masih sedang menghitung kalau memang akan menaikkan harga,” ujar Sigit Kumala. Ia menambahkan faktor nilai tukar rupiah terhadap dolar dan Yen menjadi faktor penting dalam menaikkan harga. “Kalau rupiah menguat kami tidak akan menaikkan harga, tapi kalau rupiah tetap lemah maka kami akan menaikkan harga,“ ujarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar