Sabtu, Januari 17, 2009

Chevrolet Spark dan Orlando Mobil Baru GM

Si imut bertambah funky dan Orlando berkesan mewah. Dua model inilah yang akan menaikan pamor General Motors dua tahun mendatang, mengikuti kesuksesan Captiva.

Tahan dulu rencana membeli mobil kompak, karena Chevrolet Spark akan diproduksi pada Maret 2009 dengan sosok yang lebih modern bergaya Eropa. Diperlihatkan pertama kali di Detroit Motor Show, 11 – 25 Januari 2009, Spark terbaru diciptakan berdasarkan mobil konsep Chevrolet Beat yang bernuansa ceria bagi anak muda yang dinamis dan enerjik.

“Spark baru, kini semakin stylish, kabin lega, memiliki fitur lengkap di kelasnya dan tentunya sangat irit bahan bakar, sesuai komitmen kami menjadi pemimpin soal efisiensi di industri otomotif,” kata Troy Clarke, Presiden GM Amerika Utara. Clarke juga menambahkan, “Mobil lima pintu ini juga tak hanya menawarkan wajah segar, tapi juga dibuat dengan material berkualitas tinggi dan hadir dengan variasi warna-warna cerah.”

Spark akan diproduksi di pabrik GM Korea pada Maret 2009 dan mulai dijual di Eropa pada awal 2010. Setelah Eropa, GM memperluas pasarnya ke Amerika dan negara-negara lain di seluruh dunia satu tahun kemudian, termasuk Indonesia.

Secara bersamaan, GM juga mengenalkan Chevrolet Orlando, sebuah mobil berkeluarga yang bisa menampung tujuh penumpang dengan nyaman didalamnya. Mobil bermesin diesel 2.0 liter turbocharger dan bergaya SUV itu juga akan mulai dijual untuk pasar Amerika pada 2011 mendatang.

Orlando dikatakan Clarke, menjadi jawaban GM atas keinginan konsumen di Eropa dan Amerika yang menginginkan sebuh mobil yang tidak hanya tampil menawan dan nyaman, tapi juga memiliki performa yang tangguh. “Chevrolet Orlando yang pertama kali ditampilkan di Paris Auto Show 2008 mendapat reaksi positif dari publik. Kombinasi berbagai macam kehebatan seperti ketangguhan SUV, kenyamanan MPV, dan kelegaan station wagon yang didapatkan dalam satu bentuk, menjadi daya pikatnya,” imbuh Clarke.

Tari Perut 'Goyang' Wartawan

CHEVY Writing Award 2009 yang digelar PT GM Autoworld Indonesia (GMAI), Kamis (15/1) di Grand Kemang, Jakarta Selatan, langsung heboh saat rombongan penari perut ‘menggoyang’ para wartawan yang hadir di acara tersebut.

Tepuk tangan dan teriakan 'histeris' tak putus-putus saat para penari perut satu persatu mendatangi meja para wartawan dan mengajak bergoyang. Suasana semakin heboh, ketika salah satu wartawan senior dan paling kocak di kalangan jurnalis otomotif ikut bergoyang.

Dipandu MC kondang yang terkenal kocak, Jody, jadilah acara bagi-bagi penghargaan kepada para jurnalis yang telah menuliskan berita dan informasi mengenai General Motors Corporations (GM Corp.) dan merek Chevrolet di Indonesia, semakin meriah.

Para jurnalis pun tak beranjak dari tempat duduk mereka, asyik menikmati goyangan sensual para penari perut. “Mantap...,asyiik, …asyik, suit…suit,” teriakan dari satu meja ke meja lain. “Seru…, seru,” komentar para jurnalis.

Masuk ke acara pokok pengumuman pemenang Chevy Writing Award 2009, suasana semakin meriah. Satu persatu para pemenang maju ke depan hingga The Winner of Chevy Writing Award diumumkan, yang kali ini dimenangkan Rosyid dari Gatra Cars dengan judul "Atur Strategi GM-Toyota".

Rosyid menjadi jurnalis terbaik versi GMAI setelah mengalahkan sembilan pemenang lainnya dari sembilan kategori berbeda. GMAI mempercayakan kepada satu tim independent untuk menyeleksi seluruh tulisan dari para jurnalis di Nusantara yang memberitakan perihal GM dan Chevrolet.

Karya tulis dibagi menjadi sembilan kategori dan lima kategori khusus. Adapun di tiap-tiap kategorinya juga dipilih satu orang menjadi pemenang. Kategori tersebut yakni Leadership, Produk, Gosip produk, Internasional dan industri, Korporat, Penjualan, Tes, Purna jual, dan Teknologi.

Sedangkan lima kategori khusus yang diberikan yaitu Penulis artikel GM-Chevrolet terbanyak, Judul terbaik, Foto terbaik, Penulisan klasik terbaik, dan Blog jurnalistik automotif favorit. Tim Media Inside menseleksi semua tulisan yang dibuat para jurnalis dalam rentang waktu 1 Januari 2008 hingga 31 Januari 2008.

Dalam menyeleksi setiap tulisan yang dikumpulkan, tim menggunakan metode seleksi yang dilihat dari kaidah dasar-dasar jurnalistik, komposisis naskah berita mulai dari judul lead dan isi pemberitaan, penggunaan bahasa jurnalistik, akurat dan nilai pemberitaan, independensi, serta penilaian secara kualitatif.